Proses

Proses Pembelajaran

Proses pembelajaran di SD Negeri 3 Banjar Jawa dilaksanakan pendidik dengan menggunakan beberapa jenis perangkat pembelajaran. Perangkat pembelajaran tersebut terdiri atas:

1) Program tahunan dan program semester.
2) Silabus.
3) RPP.
4) Buku guru dan buku siswa.
5) Alat evaluasi dan lain-lain

Buku teks pelajaran yang digunakan oleh guru dan siswa dalam pembelajaran adalah buku yang diterbitkan pusat perbukuan nasional. Setiap siswa menggunakan buku teks untuk semua mata pelajaran.

Dalam kegiatan pembelajaran, pada umumnya guru di SD Negeri 3 banjar Jawa dalam kegiatan pendahuluan pembelajaran, guru menyiapkan siswa secara psikis dan fisik untuk mengikuti pembelajaran, memberi motivasi belajar siswa sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari, menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai, dan menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

Pada kegiatan inti, umumnya guru menggunakan model pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik siswa dan KD setiap mata pelajaran. Model pembelajaran yang dipakai misalnya discovery learning, project-based learning, problem-based learning, serta inquiry learning. Kegiatan inti juga dilaksanakan guru dengan menggunakan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik siswa dan KD setiap mata pelajaran. Metode pembelajaran yang dipakai antara lain: Ceramah, Demonstrasi, Diskusi, Belajar Mandiri, Simulasi, Curah Pendapat, Studi Kasus, Seminar, Tutorial, Deduktif, dan Induktif.

Media pembelajaran yang dipakai disesuaikan dengan karakteristik siswa dan KD setiap mata pelajaran. Media pembelajaran yang digunakan bisa berupa hasil karya inovasi guru maupun yang sudah tersedia seperti LCD proyektor dan lain-lain.

Sumber belajar yang digunakan guru dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau sumber belajar lain yang relevan.

Dalam kegiatan penutup, guru melakukan refleksi untuk mengevaluasi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung, memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran, melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual maupun kelompok, serta menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

Untuk penilaian, guru di SD Negeri 3 Banjar Jawa menggunakan penilaian otentik (authentic assesment) untuk menilai kesiapan siswa, proses, dan hasil belajar secara utuh. Selanjutnya guru memanfaatkan hasil penilaian otentik untuk merencanakan program remedial, pengayaan, dan pelayanan konseling. Selain itu, hasil penilaian otentik dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk memperbaiki proses pembelajaran. Untuk menjamin mutu proses pembelajaran, kepala sekolah  melakukan pengawasan dalam bentuk supervise proses pembelajaran terhadap guru. Tindak lanjut hasil pengawasan dilakukan dalam bentuk penguatan dan penghargaan kepada guru yang menunjukkan kinerja yang memenuhi atau melampaui standard, serta pemberian kesempatan kepada guru untuk mengikuti program pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar